Effect 4 Cube | AgusPH.com
“DAMPAK COVID-19, AKTIVITAS NELAYAN DI DESA DANAU CALA DAN DESA MUARA PUNJUNG KURANG BERGAIRAH”
Post Oleh : Agus Septiawan - 14 May 2020
Telah diedit Oleh :
[246] Kali Dibaca
Salah Satu Nelayan Menunujukkan Hasil Tangkapan Mereka


Sekayu - Wabah virus Corona atau Covid-19 berdampak di berbagai sektor, tidak terkecuali sektor perikanan di Kabupaten Musi Banyuasin, hasil dari pantauan Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin terhadap 2 (dua) Desa yang dipantau yaitu Desa Muara Punjung Kecamatan Babat Toman pada tanggal 08 April 2020 dan Desa Danau Cala Kecamatan Lais pada tanggal 09 April 2020. Dari hasil pantauan dilokasi bahwa permintaan pasar terhadap ikan cenderung menurun, sehingga banyak hasil tangkapan nelayan tidak terserap pasar secara maksimal.

 

Hal ini merupakan dampak dari ditetapkannya anjuran “Social Distancing” dan pembatasan kegiatan yang bersifat mengumpulkan banyak orang seperti kegiatan acara pernikahan, acara keagamaan, acara sosialiasi yang diselenggarakan oleh pemerintahan atau Swasta dan menurunnya permintaan rumah makan.

 

Dengan adanya anjuran “Social Distancing”, ada sebagian nelayan libur mencari ikan. "Ada nelayan yang tetap mencari ikan, untuk konsumsi sehari – hari dan sebagian dijual," terang ketua Koperasi Punjung Jaya Bersama di Desa Muara Punjung Kecamatan Babat Toman.

 

Diungkapkannya juga, semenjak adanya imbauan mengantisipasi penyebaran Covid-19, membuat pasar sepi, karena warga mengurangi aktifitas di luar rumah.

 

"Pemerintah diharapkan untuk segera memberikan perhatian kepada keluarga nelayan dan pelaku nelayan perikanan lainnya yang rentan terdampak Virus Corona," ungkap salah satu nelayan dari Desa Muara Punjung Kecamatan Babat Toman Bapak Mulkan Asnawi.

 

Dia menilai pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dapat mengalokasikan dana perlindungan atau bantuan khusus untuk keluarga nelayan yang pendapatannya menurun akibat penyebaran wabah Corona tersebut.

 

Koperasi Punjung Jaya Bersama di Tahun Anggaran 2019 telah menerima bantuan dari Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin yaitu Peralatan Perikanan Tangkap seperti, Perahu, Mesin, dan alat - alat tangkap perikanan lainnya yang langsung diberikan oleh Bupati Musi Banyuasin Dr. Dodi Reza Alex, Lic Econ, MBA

 

Selain itu dampak pandemi COVID-19 juga dirasakan oleh nelayan di Desa Danau Cala, harga ikan yang turun dipasar. Hal ini kurang sebanding dengan tenaga yang dikeluarkan saat menangkap ikan.

Sebagai dampak yang harus ditanggung oleh keluarga nelayan akibat penyebaran virus, antara lain mempengaruhi kehidupan ekonomi dalam bentuk menurunnya pendapatan akibat menurunnya permintaan ikan dari masyarakat sebagai konsumen kepada nelayan sebagai produsen.

 

 

Kini para nelayan di wilayah Desa Muara Punjung dan Desa Danau Cala berharap dan berdoa semoga wabah virus corona segera berakhir, sehingga harga ikan bisa kembali normal dan perekonoian masyarakat kembali bergerak.

 

Dalam merespon keadaan tersebut diatas, Dinas Perikanan akan segera mengumpulkan Data Nelayan Tangkap, Pembudidaya Ikan, Pelaku Usaha Pengolahan Hasil Perikanan dan Kelompok Pengawas Masyarakat Perikanan, untuk diajukan bantuan kepada Satuan Tugas Jaring Pengaman Sosial Kabupaten Musi Banyuasin, sehingga Pemerintah dapat memberikan bantuan kepada mereka.




Berkas Download
  • LKJP Dinas Perikanan 2018 - [221] Kali Dibuka
  • Perjanjian Kinerja 2019 - [199] Kali Dibuka
  • Indikator Kinerja 2019 - [183] Kali Dibuka
  • + Index
    Pengumuman
    Artikel Teratas
    Statistik Perikanan
    Link Tautan
    info_pengunjung
    Pengunjung Ke : 57032
    IP : 3.236.84.188
    Browser :
    OS :
    Visit : 7 Total: 21086
    Hit : 12 Total: 57032
    Online : 2 user
    DISPERIK MUBA Jl Kol. Wahid Udin No.25 Kayuara, Sekayu, Musi Banyuasin, 30711, Indonesia
    Phone/Fax:(0714)-321226 E-mail : disperik@mail.go.id
    Copyright © 2019 - 2021 DES || Delapan Enam Solution All Rights Reserved