Effect 4 Cube | AgusPH.com
Menuju POKDAKAN Yang Mampu Membuat Pakan Mandiri
Post Oleh : Agus Septiawan - 28 April 2021
Telah diedit Oleh : Kurniawan
[36] Kali Dibaca
Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan


Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin kembali melakukan pelatihan bagi Kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) di Kabupaten Musi Banyuasin, pelatihan kali ini terkait cara  memproduksi pakan ikan secara mandiri. Sebab, pakan ikan sejauh ini menjadi permasalahan tersendiri bagi pembudidaya ikan lantaran biaya yang tinggi dan terus naik dari tahun ke tahun.
 
"Pakan merupakan salah satu komponen utama dalam kegiatan budidaya perikanan. Sekitar 60 persen - 70 persen biaya produksi perikanan budidaya digunakan untuk biaya pakan," ujar Plt Kepala Dinas Perikanan Muba, Hendra Tris Tomy, Selasa (30/3/2021).
 
Dalam budidaya ikan, efisiensi pakan dengan mempertahankan kebutuhan nutrisi untuk ikan sangat dibutuhkan dalam menekan biaya produksi yang berdampak pada peningkatan penghasilan pembudidaya ikan.
 
"Salah satu solusi tersebut adalah dengan menggunakan maggot atau larva lalat tentara hitam (Black Soldier Fly) untuk pakan ikan. Baik digunakan langsung maupun di proses menjadi pellet,".
 
 
Oleh karena itu, Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin memberikan pelatihan bagi tiga kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) di Muba agar dapat memproduksi pakan ikan secara mandiri. Adapun ketiga Pokdakan tersebut yakni Pokdakan Tambak Mujur Kecamatan Sanga Desa, Pokdakan Milenial Mulyo Asih Kecamatan Keluang dan Pokdakan Sri Rejeki Kecamatan Sungai Lilin.
 
 
"Kita sangat berharap kelompok ini akan mampu memproduksi maggot dan memproduksi pakan ikan bahan baku maggot sehingga menjadi contoh bagi para pembudidaya ikan lainnya,". pelatihan ini akan dilaksanakan selama 2 Hari pada tanggal 30-31 Maret 2021, dimana hari pertama diberikan teori teknik produksi pakan ikan yang bertempat di Aula Dinas Perikanan dan Hari Kedua Praktek Pembuatan Pakan Ikan di Rumah Maggot Dinas Perikanan.
 
Kabid Sumber Daya Perikanan, Hj Mona Pebriza, menambahkan, jika pembudidaya ikan mampu memproduksi pakan secara mandiri, maka dapat memangkas biaya produksi hingga 50 persen.
 
"Kendala kita selama ini di pakan, Jika Kelompok-Kelompok Perikanan mampu membuat pakan sendiri tentu akan mengurangi biaya produksi dan pada akhir akan berdampak pada peningkatan penghasilan pembudidaya ikan.
 
Produksi pakan berupa maggot atau larvalalat tentara hitam, sambung dia, mudah untuk dilakukan oleh pembudidaya. Selain bahan baku yang banyak, waktu panen tidak terlalu lama, dan maggot ini sendiri dapat diolah sebagai sumber Protein pada pembuatan Pellet Ikan.
 
Saat ini pembinaan yang diberikan kepada ke Tiga kelompok ini berupa pengetahuan tentang produksi Maggot dan Teknik Pembuatan Pakan Ikan Bahan Baku Maggot, dengan harapan kedepannya kelompok-kelompok ini mampu membuat pakan ikan (Pellet) bahan baku maggot.
 
"Maggot, baik yang fresh maupun telah jadi pellet dengan kandungan proteinnya yang cukup tinggi sangat baik digunakan untuk jenis ikan apapun. Jadi, kita berharap kedepannya para pembudidaya ikan tidak lagi membeli pakan ikan, mereka bisa memproduksi pakan ikan, hingga bisa menjual pakan ikan,".

 




Berkas Download
  • LKJP Dinas Perikanan 2018 - [221] Kali Dibuka
  • Perjanjian Kinerja 2019 - [199] Kali Dibuka
  • Indikator Kinerja 2019 - [183] Kali Dibuka
  • + Index
    Pengumuman
    Artikel Teratas
    Statistik Perikanan
    Link Tautan
    info_pengunjung
    Pengunjung Ke : 57041
    IP : 3.236.84.188
    Browser :
    OS :
    Visit : 7 Total: 21086
    Hit : 14 Total: 57041
    Online : 3 user
    DISPERIK MUBA Jl Kol. Wahid Udin No.25 Kayuara, Sekayu, Musi Banyuasin, 30711, Indonesia
    Phone/Fax:(0714)-321226 E-mail : disperik@mail.go.id
    Copyright © 2019 - 2021 DES || Delapan Enam Solution All Rights Reserved